Banjir Kalsel Rendam 206 Madrasah

Banjar Update23 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Banjir yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak akhir Desember 2025 berdampak pada sektor pendidikan. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel mencatat sebanyak 206 madrasah di 11 kabupaten/kota terdampak.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin mengatakan, banjir terjadi hingga pertengahan Januari 2026 dengan dampak yang bervariasi. Genangan air ada yang hanya merendam halaman sekolah, namun sebagian masuk ke ruang kelas dan mengganggu proses belajar mengajar.

“Dari laporan yang kami terima, dampaknya berbeda-beda di setiap madrasah,” ujar Tambrin dikutip dari Antara, Jumat (16/1).

Selain madrasah, banjir juga merendam sejumlah tempat ibadah. Wilayah terdampak antara lain Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tapin, Tabalong, serta Kota Banjarmasin.

Tambrin menyebut, sejak awal bencana pihaknya bergerak cepat menggalang donasi dan menyalurkan bantuan ke madrasah serta satuan kerja Kemenag yang terdampak banjir.

“Ini merupakan wujud kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” katanya.

Ia menginstruksikan seluruh satuan kerja Kemenag kabupaten/kota di Kalimantan Selatan agar aktif membantu korban banjir dengan berkolaborasi bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag.