Kinerja Bank Kalsel Moncer, Laba 2025 Tumbuh 24%

Ekbis4 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Di tengah tekanan ekonomi global, Bank Kalsel justru menutup 2025 dengan catatan kinerja solid. Aset, dana pihak ketiga, hingga laba konsolidasi bank pembangunan daerah ini tumbuh dua digit.

Pencapaian tersebut dipaparkan Bank Kalsel dalam press conference kinerja 2025 dan outlook bisnis 2026 yang digelar di Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin, Senin (22/12/2025).

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menyampaikan, sepanjang 2025 perekonomian nasional tumbuh sekitar 5 persen di tengah dinamika dan tekanan global yang masih berlanjut.

Meski demikian, Bank Kalsel dinilai mampu menjaga stabilitas dan performa bisnis secara berkelanjutan.

“Di tengah kondisi global yang penuh kehati-hatian, Bank Kalsel tetap fokus menjaga stabilitas dan kepercayaan nasabah,” ujar Fachrudin.

Hingga November 2025, total aset Bank Kalsel tercatat mencapai Rp33,43 triliun atau tumbuh 10,28 persen secara tahunan (year on year).

Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat signifikan sebesar 13,98 persen menjadi Rp26,78 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan tercatat sebesar Rp14,47 triliun.

Kinerja positif tersebut mendorong laba konsolidasi Bank Kalsel mencapai Rp440,54 miliar atau tumbuh 24,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini dinilai mampu menopang kesiapan layanan perbankan hingga akhir tahun sekaligus berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah.

Sementara itu, Komisaris Utama Non Independen Bank Kalsel Subhan Nor Yaumil mengungkapkan, penyaluran kredit dan pembiayaan secara tahunan masih mengalami kontraksi sebesar 2,79 persen.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi penting guna memperkuat prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan ke depan.

“Pada 2026, pertumbuhan kredit diharapkan dapat lebih baik dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengawasan,” kata Subhan.

Press conference tersebut turut dihadiri jajaran komisaris dan direksi Bank Kalsel sebagai bentuk komitmen keterbukaan informasi kepada publik dan media.