BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Isu penguatan BUMD jadi sorotan dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi II DPR RI di Kalimantan Selatan.
Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, turut hadir dalam agenda yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, dan dihadiri para bupati/wali kota se-Kalsel serta Wakil Menteri Dalam Negeri.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam arahannya, Rifqinizamy menekankan pentingnya optimalisasi BUMD sebagai motor penggerak kemandirian fiskal daerah.
Ia menyoroti penguatan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), peningkatan kinerja, serta transparansi pengelolaan.
“BUMD perlu dikelola secara profesional, akuntabel, dan berintegritas agar mampu menjadi sumber PAD yang berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, BUMD tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga harus memberi nilai tambah bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Muhammad Rusli menyatakan komitmen Pemkab Kotabaru untuk terus membenahi tata kelola BUMD agar semakin sehat dan kompetitif.
“Kami berkomitmen mendorong BUMD agar lebih transparan, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Hasil reses ini akan menjadi bahan evaluasi di tingkat pusat sebagai bagian dari pengawasan DPR RI terhadap penguatan struktur keuangan daerah.






