Bupati Tanah Bumbu Minta RKPD 2027 Adaptif

Banjar Update53 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu mulai menyusun arah pembangunan 2027.

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan, perencanaan tak boleh kaku, harus adaptif, kolaboratif, dan bisa dieksekusi.

Pesan itu disampaikan saat Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027 digelar di Hotel Lotusa Batulicin, Rabu (11/2/2026).

Forum ini jadi ruang menyerap aspirasi sekaligus menyatukan langkah lintas pemangku kepentingan.

Andi Rudi Latif mengapresiasi kehadiran unsur legislatif, eksekutif, hingga kelompok masyarakat.

Menurutnya, partisipasi aktif di setiap tahapan perencanaan akan melahirkan dokumen yang lebih matang dan berkualitas.

“Perencanaan tidak hanya ideal di atas kertas, tapi harus kontekstual dan bisa dijalankan. Paradigmanya bergeser dari sekadar kerja menjadi kinerja,” tegasnya.

Ia menekankan, RKPD 2027 harus integratif dan mampu menjawab tantangan daerah secara strategis.

Pemerintah daerah, kata dia, ingin menghimpun masukan soal prioritas, sasaran, dan program pembangunan agar tepat sasaran.

Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dunia usaha.

Ia mencontohkan kontribusi Jhonlin Group dalam pembinaan ratusan UMKM serta fasilitasi perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

“Sinergi pemerintah dan swasta penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujarnya.

Selain itu, dukungan perusahaan dalam penyerapan tenaga kerja lokal, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan infrastruktur dinilai ikut memperkuat mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

RKPD 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dan telah diselaraskan dengan RPJMN serta RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan.

Tema yang diusung yakni “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab.”

Bupati mengingatkan arah pembangunan daerah harus selaras dengan kebijakan strategis nasional, mulai dari penanganan sampah terpadu, pengentasan kemiskinan, swasembada pangan dan energi, hingga program makan bergizi gratis, layanan kesehatan gratis, dan peningkatan akses pendidikan.

Ia pun meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

“Semua pegawai harus peka terhadap kondisi masyarakat dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” pesannya.

FKP ini turut dihadiri Sekda Tanah Bumbu Yulian Herawati, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan daerah.

Dalam forum tersebut, Perencana Ahli Madya Bappeda Kalsel Yudhi Mahendera memaparkan arah kebijakan pembangunan provinsi dengan visi “Kalsel Bekerja”.

Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu M. Untung RLU juga menyampaikan visi-misi kepala daerah untuk perencanaan 2027.

Sementara Praktisi Senior Kemendagri Agustinus Sulistiyanto menekankan pentingnya transformasi strategis menuju kemandirian ekonomi.

Ia menyebut Tanah Bumbu harus siap menjadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara dan tampil sebagai teras depan yang mandiri.

Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027 digelar di Hotel Lotusa Batulicin, Rabu (11/2/2026). Foto-Diskominfo Tanah Bumbu