Hisab Rukyat Awal Ramadan 1447 H Perkuat Kepastian dan Ketenteraman Umat di Kalsel

Berita22 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARBARU – Pelaksanaan hisab rukyat awal bulan Ramadan 1447 Hijriah di RS Amanah Medical Center, Selasa (17/2/2026), memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya dalam menghadirkan kepastian waktu dimulainya ibadah puasa secara tertib, ilmiah, dan sesuai syariat.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Muhammad Syarifuddin, menegaskan bahwa proses penentuan awal Ramadan bukan hanya agenda seremonial, tetapi bentuk pelayanan publik di bidang keagamaan yang berimplikasi langsung pada ketenteraman umat.

Melalui fasilitasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan bersama tim rukyat, pemerintah memastikan bahwa penetapan awal Ramadan dilakukan secara profesional dengan memadukan pendekatan hisab (astronomis) dan rukyat (observasi langsung).

Langkah ini memberikan rasa kepastian hukum dan sosial bagi masyarakat dalam mempersiapkan ibadah, aktivitas ekonomi, serta agenda sosial keagamaan menjelang Ramadan.

“Kegiatan ini mencerminkan kedewasaan umat Islam dalam memadukan pendekatan ilmiah dengan tradisi keagamaan, sehingga tercipta kesepahaman bersama dalam memulai ibadah Ramadan,” ujar Syarifuddin membacakan.

Lebih jauh, gubernur mengajak masyarakat menyambut Ramadan 1447 H dengan penuh kegembiraan, keikhlasan, dan semangat meningkatkan kualitas ibadah.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan empati sosial, dan memperluas kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan berdampak pada penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kalimantan Selatan.

“Ramadan mengajarkan kesetaraan, empati, dan kepedulian. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai bulan berbagi dan memperbanyak amal kebaikan,” pesannya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepastian penetapan awal Ramadan, diharapkan pelaksanaan ibadah puasa tahun ini berlangsung khusyuk, tertib, serta membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, hasil sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada Selasa (17/2/2026) malam menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2026, keputusan yang berdasarkan hasil pemaparan data hisab dan verifikasi rukyat dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

“Penetapan awal Ramadan dilakukan secara hati-hati, transparan, dan melalui mekanisme musyawarah bersama para ulama, ahli astronomi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam,” kata Nasaruddin Umar.

Menteri Agama juga mengajak seluruh umat Islam untuk menerima hasil sidang isbat dengan sikap lapang dada dan menjadikannya sebagai momentum memperkuat persatuan bangsa.

Ia menekankan bahwa perbedaan metode dalam penentuan awal bulan hijriah merupakan bagian dari khazanah keilmuan Islam, namun keputusan pemerintah diambil demi kemaslahatan bersama serta memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memulai ibadah puasa secara serentak dan tertib di seluruh Indonesia.

Sumber: MC Kalsel