Program Prioritas PUPR Kalsel Tahun 2026: Stadion Internasional dan Rumah Jabatan Gubernur

Berita28 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan dua proyek strategis bidang Cipta Karya sebagai program prioritas pembangunan tahun 2026. Kedua proyek tersebut telah masuk dalam paket SK Strategis Kalimantan Selatan dan dirancang dengan skema multi years.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha menjelaskan, dua paket strategis yang dimaksud yakni pembangunan stadion internasional serta kelanjutan pembangunan rumah jabatan Gubernur Kalimantan Selatan.

“Untuk bidang Cipta Karya tahun 2026, ada dua paket yang sudah masuk SK Strategis Kalsel, yaitu pembangunan stadion internasional dan kelanjutan pembangunan rumah jabatan gubernur,” ujar Ryan, Selasa (10/2/2026).

Ryan memaparkan, untuk pembangunan stadion internasional saat ini masih dalam tahap persiapan tender dengan skema design and build. Sementara itu, paket manajemen konstruksi telah mulai ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Manajemen konstruksi stadion sudah tayang di LPSE, sedangkan untuk fisiknya kita masih persiapan tender design and build. Karena skemanya design and build, pekerjaan fisik dan penyempurnaan desain akan berjalan bersamaan,” tuturnya.

Berdasarkan Nota Kesepahaman bersama DPRD Kalsel, pembangunan stadion internasional tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1 triliun untuk tiga tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2028. Pada tahun pertama, pekerjaan difokuskan pada pengolahan dan perkuatan tanah serta struktur awal.

“Target kami, akhir 2028 stadion sudah rampung. Tahun 2026–2027 progres fisik sudah terlihat signifikan,” jelas Ryan.

Sementara itu, untuk kelanjutan pembangunan rumah jabatan gubernur, Pemprov Kalsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 miliar dengan skema dua tahun anggaran. Review desain telah dilakukan pada tahun 2025 dan pada tahun 2026 masuk tahap tender manajemen konstruksi.

“Manajemen konstruksi rumah jabatan gubernur juga sudah tayang. Saat ini kami sedang persiapan review HPS bersama Inspektorat. Minggu ini berkas masuk ke Inspektorat dan kita tunggu hasil reviewnya,” katanya.

Ryan menjelaskan, pada tahun 2026 anggaran yang dialokasikan sebesar Rp50 miliar dari total pagu Rp120 miliar, yang difokuskan untuk penyelesaian struktur bangunan. Sementara pada tahun berikutnya pekerjaan akan dilanjutkan pada aspek arsitektural serta mekanikal dan elektrikal.

“Kalau tahun ini yang jelas struktur. Insha Allah setengah pekerjaan selesai tahun ini, tahun depan lanjut arsitektural dan ME,” pungkasnya.

Dengan ditetapkannya dua proyek tersebut sebagai program prioritas, Dinas PUPR Kalsel berharap seluruh tahapan berjalan lancar sesuai perencanaan dan dapat memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah.

Sumber: MC Kalsel