BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Ratusan wartawan dari berbagai media berkumpul di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk berbuka puasa bersama.
Momentum Ramadan itu dimanfaatkan untuk mempererat solidaritas insan pers sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus hoaks.
PWI Kalsel menggelar buka puasa bersama insan pers di sekretariatnya di Jalan Benua Anyar, Banjarmasin, Kamis (12/3).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan wartawan dari media elektronik, cetak, hingga online. Sejumlah perwakilan organisasi pers, pemerintah daerah, hingga lembaga dan pihak swasta juga turut hadir.
Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin organisasi untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers di Banua.
“Alhamdulillah, hari ini banyak rekan-rekan wartawan yang hadir. Ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan insan pers di Banua,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Zainal Helmi juga menyinggung masa depan industri media di Indonesia, terutama terkait rencana kerja sama pemerintah dengan Amerika Serikat yang dinilai berpotensi berdampak pada kepemilikan perusahaan media.
Menurutnya, wacana yang membuka peluang investor asing menguasai hingga 100 persen saham perusahaan media dikhawatirkan dapat mengancam kedaulatan informasi nasional. Isu tersebut juga mendapat sorotan dari Dewan Pers serta sejumlah organisasi pers.
“Terutama terkait investor asing yang boleh menguasai 100 persen saham perusahaan media. Hal ini dinilai berbahaya,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rusma Khazairin menyampaikan pesan Gubernur Kalsel Muhidin mengenai pentingnya peran jurnalis dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Menurut Rusma, pers memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, wartawan diharapkan dapat menyampaikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan.
“Saya berharap rekan-rekan wartawan dari PWI dapat memastikan informasi yang beredar di Banua disampaikan secara benar dan tidak mengandung hoaks,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan ruang publik saat ini semakin rentan terhadap penyebaran informasi yang tidak benar. Karena itu, jurnalis dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan masyarakat di Kalimantan Selatan.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Mubarak. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para wartawan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat niat dalam setiap aktivitas agar membawa kebaikan. Ia juga mengingatkan peran pers untuk menyebar kebaikan melalui pemberitaan yang dapat meningkatkan kecerdasan masyarakat.
Acara juga diisi penyerahan paket Ramadan dari Hasnur Group, dan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah yang berlangsung hangat antara insan pers dan para undangan yang hadir.






