H-10 Lebaran, Stok Bapokting di Kotabaru Dipastikan Aman

Banjar Update877 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, KOTABARU – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memastikan stok bahan pokok penting (bapokting) masih aman.

Hal itu diketahui setelah Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis turun langsung melakukan survei harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kemakmuran, Selasa (10/3/2026).

Survei tersebut dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kotabaru, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Inspektorat, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau stabilitas harga, pasokan, dan permintaan bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Syairi Mukhlis mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi stok bahan pokok di Kotabaru masih dalam kondisi aman meski lebaran tinggal sekitar 10 hari lagi.

“Setelah kita lakukan survei lapangan, kondisi stok bahan-bahan pokok kita H-10 di bulan Ramadan ini kita nyatakan aman,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk memastikan harga jual, sekaligus mengecek ketersediaan dan kualitas bahan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Meski demikian, ia mengakui terdapat sedikit kenaikan pada beberapa komoditas. Misalnya beras yang naik sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram untuk beberapa jenis, serta telur yang naik sekitar Rp1.000 per kilogram.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut dipengaruhi beberapa faktor, seperti meningkatnya permintaan masyarakat menjelang lebaran serta keterlambatan distribusi barang ke daerah.

“Ada beberapa penyebab, di antaranya permintaan yang tinggi sementara pengiriman stok kadang terlambat datang ke Kotabaru karena faktor transportasi,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Pemkab Kotabaru juga menggelar operasi pasar dan pasar murah yang melibatkan berbagai pihak, seperti Bulog, perbankan, serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kami pemerintah daerah sudah beberapa kali melaksanakan operasi pasar atau pasar murah untuk membantu menstabilkan harga bahan pokok di masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan survei ini, Pemkab Kotabaru akan terus melakukan pemantauan agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga hingga Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah berharap masyarakat dapat menyambut lebaran dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.