Redam Lonjakan Harga, Pemko Siapkan Paket Sembako Murah

Berita157 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat meredam potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah menggelar Pasar Murah Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR), di Halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (16/03).

Kegiatan yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan kepada warga dengan harga subsidi yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar konvensional.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Banjarmasin yang dibacakan oleh Ikhsan Budiman, disebutkan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan serta Program Pengendalian Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok tahun 2026. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat,” katanya.

Langkah intervensi pasar ini diambil bukan tanpa alas an, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, inflasi year-on-year pada Februari 2026 tercatat berada di angka 6 persen. Kondisi ini diperkirakan akan terus mendapat tekanan seiring meningkatnya permintaan masyarakat menyambut hari besar keagamaan.

“Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, permintaan terhadap kebutuhan pokok meningkat cukup signifikan. Kondisi ini sering kali memicu gejolak harga di pasar. Oleh karena itulah, Pemko mengambil langkah nyata melalui pasar murah ini,” tambahnya.

Kesuksesan agenda tahun ini ditandai dengan meningkatnya partisipasi sektor swasta secara drastis. Jika pada tahun 2025 program BCSR hanya melibatkan 23 perusahaan dengan total 13.648 paket, maka pada tahun 2026 ini jumlahnya melonjak menjadi 45 perusahaan dengan total ketersediaan 18.316 paket sembako di seluruh titik pelaksanaan.

Untuk titik di Banjarmasin Selatan, Bank Kalsel dan Lotte bertindak sebagai donatur utama. Program ini merupakan hasil orkestrasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin yang bekerja sama dengan Forum BCSR, Bulog sebagai distributor utama, serta Baznas Kota Banjarmasin sebagai mediator.

“Artinya, partisipasi dunia usaha semakin kuat dalam membantu masyarakat. Upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja,” jelas Ikhsan.

Selain fokus pada sembako, pasar murah ini juga menjadi ajang promosi bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) tingkat kecamatan. Pelibatan pelaku usaha lokal ini diharapkan mampu memicu perputaran uang di tingkat akar rumput.

Di akhir sesi pembukaan, Sekda mengajak warga Banjarmasin Selatan untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying. “Semoga masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan lebih tenang dan dalam kondisi ekonomi yang lebih stabil,” pungkasnya.

Sumber: Prokom-Bjm