RSUD Ulin Bakal Renovasi 10 Ruang Operasi

Banjar Update, HEADLINE1059 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menyiapkan proyek rehabilitasi ruang operasi di RSUD Ulin Banjarmasin. Renovasi direncanakan menggunakan skema design and build agar proses perencanaan hingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif.

Pembahasan rencana tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel bersama manajemen RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (13/3/2026).

Rapat dipimpin Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib dan dihadiri Direktur RSUD Ulin dr Among Wibowo, perwakilan Biro Hukum, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Kesehatan, serta tim teknis terkait.

Yasin menjelaskan, rapat membahas dua agenda utama, yakni penetapan metode pembangunan menggunakan skema design and build serta pembahasan dokumen persyaratan teknis yang akan dimasukkan dalam dokumen tender.

“Metode yang dipilih adalah design and build karena kriteria teknisnya sudah terpenuhi. Sementara untuk dokumen persyaratan teknis masih akan kita rinci lagi, termasuk spesifikasi barang yang akan digunakan,” ujarnya dikutip melalui laman resmi Pemprov Kalsel, Sabtu (14/3).

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan menyiapkan draft surat penetapan metode tersebut untuk diajukan kepada Gubernur Kalimantan Selatan sebelum masuk ke tahap penyusunan dokumen lelang.

Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr Among Wibowo mengatakan koordinasi dengan Dinas PUPR berjalan baik dan menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait rencana renovasi.

Ia menjelaskan, rehabilitasi akan dilakukan terhadap 10 ruang operasi yang berada di Gedung Aster lantai 5 RSUD Ulin.

Meski dilakukan renovasi, pelayanan operasi kepada pasien dipastikan tetap berjalan. Manajemen rumah sakit akan mengalihkan sementara kegiatan operasi ke ruang operasi di Gedung IGD lantai 5.

“Kami berharap proses renovasi berjalan lancar sehingga fasilitas kamar operasi yang baru nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan masyarakat,” katanya.