MAB Racing Siap Gas di Reli Nasional dan Internasional 2026

HEADLINE, Sport106 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Tim reli asal Binuang, Kalimantan Selatan, MAB Racing, kembali bersiap menghadapi musim reli nasional 2026.

Pemilik MAB Racing, HM Rihans Variza, berharap para putranya mampu kembali menorehkan prestasi di berbagai ajang reli tahun ini.

Tim MAB Racing diperkuat dua putra Rihans Variza, yakni Muhammad Kholilul Rahman, dan Ahmad Sakha Rahim. Keduanya sudah mulai mencuri perhatian di ajang reli nasional sejak debut pada 2025.

Pada Kejurnas Sprint Rally 2025 di Cikembar, Jawa Barat, MAB Racing langsung mencatatkan hasil gemilang. Duet Ahmad Sakha Rahim dan navigator Muhammad Zaki Supriatna berhasil meraih podium pertama kelas RC4, sementara Muhammad Kholilul Rahman finis podium ketiga di kelas RC3.

Rihans menegaskan timnya kembali mendapat kesempatan mengikuti berbagai event nasional maupun internasional pada musim 2026.

“Bismillah, season 2026 sudah mulai. Alhamdulillah tim MAB Racing masih diberi kesempatan mengikuti event nasional dan internasional tahun ini. Terima kasih atas dukungan keluarga besar Binuang, sponsor, tim mekanik, dan kawan-kawan MAB Racing di seluruh Indonesia,” ujarnya dikutip melalui akun pribadinya, Rabu (1/4/2026).

Untuk menghadapi musim ini, MAB Racing kembali mengandalkan Ford Fiesta Rally3, mobil reli berstandar FIA yang dikembangkan oleh M-Sport.

Rihans juga melatih langsung para pembalap muda tersebut di Sirkuit Kampil, Binuang, yang menjadi markas latihan tim.

Dengan persiapan tersebut, MAB Racing optimistis mampu kembali bersaing dan membawa nama Kalimantan Selatan di ajang reli nasional musim 2026.

Kini, regenerasi pembalap muda di Kabupaten Tapin mulai menunjukkan arah yang jelas. Salah satu motor penggeraknya datang dari MAB Racing (Muhammad Mau Belajar/MAB Speed), tim berbasis di Binuang, Kalimantan Selatan, yang konsisten membuka jalan bagi talenta muda untuk naik kelas di dunia otomotif.

Langkah konkret itu terlihat dari keberhasilan pembalap debutan mereka yang langsung menembus podium di ajang reli nasional. Hasil tersebut bukan sekadar prestasi individu, melainkan sinyal kuat bahwa pembinaan pembalap muda di daerah punya potensi besar jika didukung secara berkelanjutan.

MAB Racing tak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan, mulai dari pengenalan dasar, jam terbang, hingga mental bertanding. Model seperti ini sejatinya dapat sejalan dengan upaya regenerasi pemuda yang selama ini didorong pemerintah, khususnya melalui peran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tapin.

Dengan adanya sinergi antara komunitas, tim lokal, dan pemerintah daerah, peluang lahirnya pereli-pereli muda asal Tapin semakin terbuka lebar.

Dukungan Dispora Tapin sangat diharapkan mampu memperkuat program pembinaan ini, baik dari sisi fasilitas, pelatihan, maupun keberlanjutan kompetisi.

Jika konsisten dikembangkan, bukan tidak mungkin Tapin akan menjadi salah satu lumbung pembalap reli potensial di Kalimantan Selatan, bahkan Indonesia.