Bendungan Riam Kiwa Selangkah Lagi Masuk Tahap Eksekusi

Banjar Update184 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARBARU – Proyek pembangunan Bendungan Riam Kiwa disebut semakin dekat menuju tahap eksekusi. Pemerintah Kabupaten Banjar pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan bendungan yang digadang-gadang bakal memberi manfaat besar bagi masyarakat tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Banjar Saidi Mansyur saat menghadiri rapat koordinasi percepatan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) pembangunan Bendungan Riam Kiwa di Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (11/5/2026).

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami sangat mengapresiasi tahapan-tahapan yang sudah berjalan selama ini. Kami juga sudah menyepakati beberapa hal terkait inventarisasi dan identifikasi lahan,” ujar Saidi.

Menurutnya, pembangunan Bendungan Riam Kiwa diharapkan mampu mendukung sektor pertanian sekaligus membantu pengendalian banjir di Kabupaten Banjar dan wilayah sekitarnya.

Saidi mengatakan pemerintah daerah akan terus mengawal seluruh proses agar tahapan pembangunan berjalan lancar hingga tahap pelaksanaan.

“Kami juga memohon dukungan semua pihak, baik Pemprov Kalsel, BWS, maupun pemerintah pusat agar proses menuju eksekusi pembangunan dapat berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat realisasi pembangunan bendungan.

Ia menyebut sekitar 80 persen lahan proyek saat ini sudah clear and clean dan masyarakat telah menyepakati ganti rugi tanam tumbuh.

“Alhamdulillah hari ini seluruh pihak hadir. Mudah-mudahan dengan adanya kesepakatan ini pembangunan Bendungan Riam Kiwa bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Menurut Syarifuddin, pemerintah juga telah menyusun timeline penyelesaian agar proses pembangunan tidak memakan waktu terlalu lama. Bendungan Riam Kiwa ditargetkan selesai pada 2028.

Selain pengendalian banjir, bendungan tersebut juga diproyeksikan memberi manfaat bagi sektor perikanan, pertanian hingga potensi pembangkit listrik.

“Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Kabupaten Banjar maupun daerah sekitarnya,” tutupnya.