Pemerintah Godok Kereta Api Lintas Kalimantan

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Pemerintah tengah mematangkan rencana pembangunan jaringan kereta api lintas Kalimantan sepanjang 2.772 kilometer. Proyek ini disiapkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus menekan biaya logistik di Pulau Kalimantan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, saat ini rencana pembangunan masih dalam tahap penghitungan dan penyusunan konsep secara menyeluruh.

“Rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan masih kami hitung dan rencanakan secara matang,” ujar AHY usai rapat koordinasi pengembangan jaringan kereta api nasional di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (29/4).

Menurut AHY, pemerintah akan membentuk komite lintas kementerian dan lembaga guna menghimpun berbagai masukan terkait proyek tersebut. Komite itu juga akan bertugas mematangkan konsep pembangunan jaringan kereta api di Kalimantan.

Ia menyebut, penyempurnaan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas) juga akan dilakukan agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di wilayah Kalimantan.

AHY mengungkapkan, hingga kini Kalimantan masih belum memiliki jaringan kereta api. Padahal, kawasan tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama sektor mineral dan komoditas unggulan lainnya.

Karena itu, pembangunan jalur kereta api dinilai penting untuk membuka konektivitas antardaerah di Kalimantan, mulai dari wilayah utara, timur, selatan, tengah hingga barat.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, proyek ini diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik yang selama ini masih banyak bergantung pada transportasi darat dan sungai.

“Pembangunan ini juga berpotensi mempercepat hilirisasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas,” kata AHY.

Meski begitu, pemerintah belum menetapkan target pembangunan maupun rute prioritas karena pembahasan masih berlangsung lintas sektor.