Wabup Banjar Ajak Warga Melek Investasi Syariah

Ekbis199 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJAR – Minat masyarakat terhadap investasi terus meningkat. Namun di tengah tren itu, ancaman investasi ilegal juga masih mengintai. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banjar mendorong penguatan literasi pasar modal syariah agar masyarakat lebih paham investasi yang aman dan halal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Banjar Habib Idrus Al Habsyi saat membuka Workshop Pasar Modal Syariah 2026 di Aula Dinas PRKPLH Banjar, Kamis (7/5/2026).

“Antusiasme masyarakat terhadap investasi saat ini sangat tinggi. Namun di sisi lain, masih terdapat ancaman investasi ilegal yang merugikan masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai investasi yang aman dan sesuai prinsip syariah menjadi sangat penting,” ujar Habib Idrus.

Ia mengatakan visi Kabupaten Banjar yang maju, mandiri dan agamis perlu didukung pemahaman literasi keuangan yang baik.

Menurutnya, investasi syariah bukan hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga memberi ketenangan karena dijalankan sesuai prinsip syariat Islam.

Habib Idrus juga meminta peserta aktif berdiskusi dengan para narasumber terkait teknis investasi syariah, mulai dari pembukaan rekening saham syariah, memahami daftar efek syariah hingga strategi pengelolaan risiko investasi.

“Investasi sejatinya bukan hanya soal keuntungan ekonomi, tetapi juga membangun pola pikir dan perencanaan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Banjar Muhammad Noval berharap workshop tersebut bisa menjadi agenda rutin di Kabupaten Banjar.

Menurutnya, pasar modal syariah memiliki peran penting sebagai instrumen investasi yang aman, transparan dan halal.

“Selain meningkatkan pemahaman teknis masyarakat terhadap investasi syariah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta memfasilitasi masyarakat yang ingin langsung membuka rekening saham syariah,” ujarnya.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dari Bursa Efek Indonesia, perusahaan sekuritas dan Pemkab Banjar.