BANJARUPDATE.COM, BANJARBARU – PT Air Minum (PT AM) Intan Banjar mulai mengantisipasi potensi gangguan pasokan air bersih seiring memasuki musim kemarau. Perusahaan menyiapkan distribusi air menggunakan mobil tangki untuk membantu pelanggan dan masyarakat yang terdampak gangguan layanan maupun kekurangan air.
Kepala Cabang II PT AM Intan Banjar, Alimuddin, mengatakan kewaspadaan perlu ditingkatkan karena musim kemarau berpotensi memengaruhi ketersediaan sumber air dan sistem distribusi.
“Memasuki musim kemarau ini tentu kita harus waspada terhadap ketersediaan air dan sistem aliran yang ada,” kata Alimuddin di Banjarbaru, Selasa (9/6).
Penyaluran air bersih dilakukan melalui program pelayanan sosial Empaty yang ditujukan untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama terjadi gangguan distribusi, kondisi darurat, maupun dampak musim kemarau.
Selain langkah jangka pendek melalui distribusi air bersih, PT AM Intan Banjar juga memperkuat infrastruktur layanan. Salah satunya dengan membangun instalasi pengolahan air di Sungai Tabuk yang saat ini telah mencapai progres sekitar 60 hingga 70 persen.
Fasilitas tersebut direncanakan untuk meningkatkan layanan air minum bagi masyarakat di wilayah Tatah Belayung, Pemangkih Laut, dan Tatah Layap yang berada di Kecamatan Beruntung Baru dan Tatah Makmur.
Menurut Alimuddin, program Empaty akan berlangsung hingga 7 Juli 2026. Melalui program tersebut, perusahaan berharap pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga di tengah potensi tantangan musim kemarau.
“Semoga antara kewajiban kita dan hak pelanggan dapat berjalan seimbang,” ujarnya.
PT AM Intan Banjar menilai langkah antisipatif tersebut penting untuk menjaga kontinuitas layanan air bersih sekaligus mengurangi risiko kekurangan air yang kerap muncul saat musim kemarau berlangsung.






