Kejurnas Gantole-Paralayang Kukuhkan Kotabaru sebagai Destinasi Dirgantara

Sport17 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, KOTABARU – Kabupaten Kotabaru semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat olahraga dirgantara nasional. Hal itu terlihat dari suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gantole dan Paralayang yang berlangsung di Bukit Mamake Hills dan Bukit Bapake, serta resmi ditutup Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, Rabu (24/6/2026) sore.

Kejuaraan yang diikuti hampir 50 atlet dari 11 provinsi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para pelaku olahraga dirgantara. Lokasi Bukit Mamake dan Bukit Bapake dinilai sebagai salah satu venue terbaik di Indonesia karena memiliki perpaduan perbukitan, panorama laut, area lepas landas (take-off) yang ideal, serta kawasan pendaratan (landing area) yang luas dan aman.

Ketua Komite Gantole Indonesia, Abdul Musthofa, menyebut Kotabaru memiliki fasilitas olahraga udara yang sangat lengkap, mulai dari paralayang, gantole hingga paramotor. Menurutnya, kondisi alam yang dimiliki daerah ini sangat mendukung untuk penyelenggaraan kejuaraan berskala internasional bahkan dunia.

“Keindahan lanskap yang memadukan pegunungan dan laut menjadi nilai tambah yang sulit ditemukan di lokasi lain di Indonesia,” ujarnya.

Selain menjadi arena kompetisi, kawasan Bukit Mamake dan Bukit Bapake juga berkembang sebagai destinasi sport tourism unggulan yang mampu menarik atlet, wisatawan, dan komunitas dirgantara dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan, kejuaraan tersebut bukan hanya menjadi ajang adu prestasi atlet, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru ke tingkat yang lebih luas.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), panitia pelaksana, sponsor, relawan, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan prestasi terbaik sekaligus memperkuat posisi Indonesia, khususnya Kabupaten Kotabaru, sebagai salah satu destinasi olahraga dirgantara yang diperhitungkan,” katanya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan hadiah kepada para juara Kejurnas Gantole Seri 1 Ketepatan Mendarat (KTM Fly). Di kelas High Performance Individu A, juara pertama diraih Sulis Widodo dari Jawa Tengah, disusul Ayat Supriatna dari Jawa Barat dan Roki Rogala dari Kalimantan Selatan.

Untuk kelas Intermediate Individu B, Supardi dari Jawa Tengah meraih juara pertama, Irvan Ompusunggu dari Sumatera Utara di posisi kedua, serta Yuana Putri Ramadhani dari Nusa Tenggara Barat di peringkat ketiga.

Sementara pada kelas High Performance Beregu A, Jawa Tengah keluar sebagai juara pertama, diikuti Sumatera Barat sebagai juara kedua dan Jawa Barat di posisi ketiga.

Penutupan kejuaraan turut dihadiri Kepala Pusat Potensi Dirgantara TNI AU Marsema TNI Ignatius Wahyu Anggoro yang menyerahkan sertifikat venue serta brevet kehormatan paralayang.