Kemarau Mengintai, PAM Bandarmasih Siaga Penuh Cegah Intrusi Air Asin di Sungai Martapura

Banjar Update307 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN– Ancaman musim kemarau mulai menjadi perhatian serius PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda). Demi memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat tetap aman dan stabil, jajaran direksi turun langsung meninjau Intek Sungai Bilu, salah satu sumber air baku utama di aliran Sungai Martapura, Kamis (4/6/2026).

Peninjauan dilakukan Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, bersama Direktur Operasional, Irwan Firmana. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini menyusul kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir minim hujan dan berpotensi memicu intrusi air asin apabila kemarau berlangsung lebih lama.

Zulbadi mengatakan, pemantauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi sumber air baku tetap aman sekaligus mengidentifikasi kemungkinan perubahan kualitas air akibat menurunnya debit sungai dari wilayah hulu.

“Beberapa hari terakhir tidak turun hujan, sehingga kami bersama Direktur Operasional melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sumber air baku tetap aman sekaligus mengantisipasi apabila terjadi perubahan kondisi di Sungai Bilu,” ujarnya.

Menurutnya, intrusi air asin merupakan salah satu risiko yang perlu diwaspadai saat musim kemarau. Kondisi tersebut terjadi ketika debit air tawar dari hulu menurun sehingga memungkinkan air laut masuk ke aliran sungai dan memengaruhi kualitas air baku.

Namun hingga saat ini, hasil pemantauan menunjukkan kondisi air di Intek Sungai Bilu masih dalam keadaan normal dan belum terdampak intrusi air asin.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi air baku masih dalam batas normal dan belum mengganggu operasional Intek Sungai Bilu. Sumber air yang digunakan untuk proses pengolahan juga masih aman,” kata Zulbadi.

Sementara itu, Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Irwan Firmana, menegaskan pihaknya terus melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas air baku melalui pemantauan dan pengukuran secara berkala.

“Kami terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan kondisi air baku tetap berada dalam batas normal dan aman untuk diolah,” jelasnya.

Irwan menambahkan, intensitas pengawasan akan ditingkatkan apabila kondisi cuaca kering masih berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

“Jika dalam beberapa minggu ke depan masih belum turun hujan, maka intensitas pemantauan akan kami tingkatkan. Pengecekan kualitas air akan dilakukan lebih sering untuk memastikan kondisinya tetap berada dalam batas normal,” ujarnya.

Selain memantau kualitas air, tim operasional juga melakukan pengurukan lumpur di sekitar area intake guna mengurangi sedimentasi yang berpotensi menghambat proses pengambilan dan pengolahan air baku.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran proses produksi air bersih sehingga distribusi kepada pelanggan tetap berjalan optimal meskipun menghadapi tantangan musim kemarau.

Melalui berbagai upaya antisipatif tersebut, PAM Bandarmasih berkomitmen menjaga kualitas air baku dan memastikan pelayanan air bersih kepada warga Banjarmasin tetap terjaga. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, perusahaan optimistis pasokan air bersih akan tetap aman dan stabil sepanjang musim kemarau.

Penulis : El Muhammad