Mulai Hari Ini, Pertamax di Kalsel Naik Jadi Rp 17.000

Ekbis, HEADLINE739 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 10 Juni 2026. Di Kalimantan Selatan (Kalsel) harga Pertamax naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter, sementara jenis BBM lainnya tidak mengalami perubahan.

Penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, dan harga pasar keekonomian.

Kenaikan ini berlaku untuk semua wilayah di Indonesia. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan perubahan harga BBM nonsubsidi dilakukan sesuai formula yang ditetapkan pemerintah dan telah melalui koordinasi dengan regulator.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Roberth dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6).

Menurut dia, kebijakan tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan penyediaan energi sekaligus memastikan distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan. Pertalite masih dijual Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.

Berdasarkan daftar harga BBM Pertamina Area Kalsel per 10 Juni 2026, rincian harga yang berlaku sebagai berikut:

• Pertalite: Rp 10.000 per liter

• Pertamax: Rp 17.000 per liter (naik dari Rp 12.900 per liter)

• Pertamax Turbo: Rp 21.650 per liter

• Biosolar: Rp 6.800 per liter

• Dexlite: Rp 24.000 per liter

• Pertamina Dex: Rp 25.900 per liter