Tanamkan Semangat Kebangsaan, Syarifah Rugayah Temui Warga Martapura

Banjar Update1504 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJAR – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, penguatan wawasan kebangsaan dinilai menjadi salah satu kunci menjaga persatuan masyarakat.

Hal itu yang menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Syarifah Rugayah, saat menggelar kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di RT 09, RW 3, Desa Tanjung Rema, Martapura, Rabu (3/6).

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT, relawan, serta puluhan warga yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Syarifah Rugayah mengapresiasi partisipasi masyarakat yang hadir. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi modal penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Tanjung Rema yang telah berhadir pada kesempatan ini,” ujar politisi senior Golkar ini.

Syarifah mengatakan pembinaan wawasan kebangsaan merupakan bagian dari tanggung jawab wakil rakyat untuk terus menanamkan semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, semangat persatuan, dan cinta tanah air, khususnya kepada generasi muda dan masyarakat luas,” katanya.

Ia menegaskan wawasan kebangsaan tidak boleh dipandang sebatas teori atau konsep semata. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah tantangan perubahan zaman yang semakin dinamis.

“Wawasan kebangsaan bukan hanya sebuah konsep, tetapi menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan zaman, kita harus tetap menjaga jati diri bangsa, mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara, serta merawat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Syarifah juga mengajak masyarakat untuk terus memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kita semua dapat memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai dasar kebangsaan serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Suasana berlangsung hangat dengan antusiasme warga yang aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masyarakat.

Syarifah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga persatuan serta memperkokoh semangat kebangsaan di Kalsel.