BPBD Tanah Bumbu Siaga Hadapi Ancaman Karhutla

Banjar Update83 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, TANAH BUMBUBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau melalui Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), Kamis (9/7/2026) tadi.

Rapat yang berlangsung di Ruang Pusdalops-PB tersebut diikuti pejabat struktural, staf, serta personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Tanah Bumbu.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, H. Sulhadi, mengatakan kegiatan itu merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla yang sebelumnya digelar di Banjarbaru.

“Berdasarkan analisis data riwayat kejadian, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki karakteristik berbeda dibanding daerah lain. Meski jumlah hotspot relatif sedikit, potensi Karhutla tetap harus diwaspadai,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa penguatan langkah pencegahan sejak dini, risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan dapat meningkat. Karena itu, kesiapan personel maupun koordinasi dengan berbagai pihak harus terus ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanah Bumbu, Muhammad Riswan, mengungkapkan berdasarkan informasi BMKG, musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bumi Bersujud. Untuk itu, BPBD terus memperkuat kesiapan personel, peralatan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menekan potensi dan dampak Karhutla semaksimal mungkin.

Melalui rapat tersebut, BPBD Tanah Bumbu menegaskan komitmennya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.