Dispersip Kotabaru Ajak Warga Selamatkan Naskah Kuno

Banjar Update19 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) mengajak masyarakat ikut menjaga dan melestarikan naskah kuno sebagai bagian dari warisan sejarah daerah.

Ajakan itu disampaikan dalam Sosialisasi Pengolahan, Pengembangan, dan Pengalihmediaan Naskah Kuno di Kantor Dispersip Kotabaru, Kamis (16/7/2026). Kegiatan mengusung tema Merawat Memori Banua: Sinergi Penyelamatan Warisan Literasi, Membuka Tabir Sejarah, Mengabadi di IKON Nasional.

Kepala Dispersip Kotabaru Muhammad Fuad Fahruddin mengatakan naskah kuno bukan sekadar dokumen lama, melainkan sumber pengetahuan yang menyimpan jejak sejarah dan nilai budaya bagi generasi mendatang.

“Sosialisasi ini untuk memberikan edukasi tentang pentingnya naskah-naskah terdahulu. Melalui naskah kita bisa belajar sejarah, nilai-nilai luhur, dan identitas bangsa kita,” ujar Fuad.

Menurutnya, pelestarian naskah kuno menjadi tanggung jawab bersama karena sejarah merupakan fondasi kemajuan suatu bangsa.

“Naskah kuno harus kita lindungi sebagai kekayaan bangsa. Bangsa yang hebat dan kuat adalah bangsa yang menghargai warisan yang telah ditinggalkan para pendahulunya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat materi mengenai teknik penyimpanan dan perawatan naskah kuno, pendataan, pendaftaran, hingga pemanfaatannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Sosialisasi merupakan kerja sama Dispersip Kotabaru dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Bidang Pengelolaan Koleksi Bahan Perpustakaan Dispersip Kalsel Emmy Ariani hadir sebagai narasumber dengan materi tentang pendampingan pemerintah dalam pelestarian naskah kuno.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotabaru berharap semakin banyak masyarakat dan pemilik naskah kuno yang terlibat dalam upaya penyelamatan serta pelestarian warisan literasi daerah.