Dukung Penghematan Listrik, Pemko Banjarmasin Padamkan Lampu Dekoratif

Banjar Update36 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus memperkuat langkah penghematan energi di tengah masih terjadinya defisit pasokan listrik. Salah satu kebijakan yang kini diterapkan adalah menonaktifkan sementara lampu-lampu dekoratif di sejumlah ruas jalan tanpa mengganggu fungsi utama Penerangan Jalan Umum (PJU).

Langkah tersebut dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin melalui UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, agar seluruh perangkat daerah ikut berperan dalam upaya efisiensi penggunaan energi listrik.

Kepala UPTD PJU Kota Banjarmasin, Hendra Alfajeriani, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Tim BATARANG untuk mematikan sementara lampu selang dekoratif yang terpasang di tiang-tiang maupun pepohonan pada sejumlah titik di Kota Banjarmasin.

Menurut Hendra, kebijakan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program penghematan energi, namun tetap mengutamakan keselamatan masyarakat. Karena itu, lampu PJU yang berfungsi sebagai penerangan jalan tidak akan dipadamkan.

“Penonaktifan hanya dilakukan pada lampu dekoratif. Sementara lampu PJU utama yang berfungsi menerangi jalan tetap beroperasi seperti biasa, sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, pengurangan penggunaan listrik dari lampu dekoratif diharapkan dapat membantu menekan beban konsumsi energi sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik di tengah kondisi defisit daya yang masih berlangsung.

Selain melakukan penghematan di lingkungan pemerintah, Dishub juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan menggunakan energi listrik secara bijak di rumah maupun tempat usaha.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan seluruh masyarakat Kota Banjarmasin terhadap kebijakan ini,” kata Hendra.

Ia berharap langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas pasokan listrik di Kota Banjarmasin.

“Semoga kebijakan ini dapat membantu menjaga keandalan pasokan listrik serta mewujudkan penggunaan energi yang lebih efisien dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Penulis: El Muhammad