Koperasi di Tanah Bumbu Didorong Lebih Transparan dan Akuntabel

Banjar Update45 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu memperkuat kapasitas pengurus koperasi melalui bimbingan teknis (bimtek) manajemen dan tata kelola. Langkah ini dilakukan agar koperasi lebih profesional, sehat, dan mampu bersaing.

Bimtek bagi pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi ini digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) di Gedung PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Diskumdagri Eryanto Rais yang disampaikan Sekretaris Diskumdagri Romatua S Simanjuntak mengatakan keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga kualitas pengelolaan organisasi.

“Koperasi harus memiliki tata kelola yang baik, patuh terhadap regulasi, transparan, dan dikelola secara profesional agar mampu berkembang di tengah persaingan usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan. Karena itu, pengurus diminta meningkatkan disiplin administrasi, menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, menyusun laporan keuangan yang akuntabel, hingga memanfaatkan teknologi digital dalam pelayanan.

Ketua panitia Novita Mayasari mengatakan bimtek diikuti sekitar 40 pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi dari berbagai wilayah di Tanah Bumbu.

Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola koperasi sesuai prinsip-prinsip koperasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peserta mendapatkan materi mengenai perencanaan dan penganggaran koperasi, manajemen risiko, serta penyusunan Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Materi disampaikan oleh instruktur Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetya Wibawa.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap koperasi di daerah mampu memperkuat kelembagaan, meningkatkan daya saing usaha, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.