Resmi Dilantik, PC IPNU-IPPNU Banjar Diharap Bentengi Pelajar dari Hoaks

Banjar Update78 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendorong Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter pelajar sekaligus menangkal pengaruh negatif di era digital.

Pesan itu disampaikan saat pelantikan Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Kabupaten Banjar masa khidmat 2026-2028 di Aula Gedung Tuha NU Martapura, Sabtu (11/7/2026).

Mewakili Bupati Banjar, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Gusti Sugian Noor mengatakan pelantikan pengurus baru bukan sekadar seremoni, tetapi awal pengabdian dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berakhlak.

Menurutnya, IPNU dan IPPNU memiliki peran strategis membina pelajar agar tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi.

“Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membawa tantangan yang semakin besar bagi generasi muda. Karena itu, IPNU dan IPPNU diharapkan menjadi pelopor dalam membangun karakter pelajar yang religius, moderat, berprestasi, cinta tanah air, dan peduli terhadap lingkungan sosial,” ujar Sugian.

Ia menambahkan, Pemkab Banjar terus mendukung kegiatan organisasi kepemudaan dan keagamaan, termasuk melalui bantuan hibah yang disalurkan lewat Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar).

Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat IPNU Muhammad HS mengingatkan kader agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurutnya, pelajar NU harus mampu menjadi benteng persatuan bangsa di tengah maraknya hoaks dan paham radikalisme.

“Biasakan tabayyun, tingkatkan literasi digital, dan jadilah pelajar yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Melalui kepengurusan baru ini, IPNU dan IPPNU Kabupaten Banjar diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif menjaga persatuan, memperkuat nilai keagamaan, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.