Banjarmasin Serius Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Banjar Update320 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) kembali diperkuat Pemerintah Kota Banjarmasin.

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar pertemuan evaluasi bersama seluruh rumah sakit dan puskesmas untuk membahas penanganan kasus maternal–perinatal, Senin (17/11).

Dalam kegiatan ini, setiap fasilitas layanan kesehatan diminta melaporkan kasus secara detail agar dapat dianalisis dan ditindaklanjuti dengan cepat.

Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menegaskan bahwa tidak boleh ada satu pun kasus yang terlewat dalam pencatatan maupun evaluasi. Menurutnya, akurasi data akan menentukan langkah pencegahan dan penanganan di lapangan.

“Setiap kasus harus dicatat, dianalisis, dan ada tindak lanjutnya. Ini penting supaya penanganan lebih cepat dan tepat,” ujar Yamin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin M. Ramadhan menekankan pentingnya pemeriksaan kehamilan yang teratur. Ia menyebut minimal ada 6 kali pemeriksaan ANC, kunjungan rutin ke posyandu, serta pemanfaatan layanan USG untuk mendeteksi risiko sejak dini.

“Deteksi dini sangat menentukan keselamatan ibu dan bayi. Kalau risikonya sudah terlihat sejak awal, intervensinya bisa lebih optimal,” jelasnya.

Langkah evaluasi ini diharapkan menjadi titik penguatan koordinasi antar-lini kesehatan, sehingga keselamatan ibu hamil dan bayi benar-benar terjamin.