Banjar Siaga Banjir, Rp10 M Digelontorkan

Banjar Update60 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJAR – Banjir yang meluas di Kabupaten Banjar membuat pemerintah daerah menggeber langkah darurat.

Tak tanggung-tanggung, anggaran Rp10 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT) disiapkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan tanpa hambatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, menegaskan pemerintah daerah tidak kekurangan anggaran dalam menghadapi bencana banjir yang kini melanda wilayahnya.

Ia menyebut, dana Rp10 miliar tersebut berada di luar alokasi anggaran masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Pemda tidak kekurangan anggaran. Dengan status kebencanaan ini, akses bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat juga terbuka. Insya Allah anggaran ter-cover,” kata Yudi dikutip Rabu (7/1).

Pemkab Banjar juga memastikan pendistribusian logistik terus dievaluasi agar bantuan tidak menumpuk di satu lokasi dan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.

Pemerintah daerah berkomitmen memperbarui data korban, mempercepat distribusi bantuan, serta memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal selama masa tanggap darurat.

Sementara itu, dampak banjir di Kabupaten Banjar terus bertambah. Hingga awal Januari 2026, banjir telah merendam sembilan kecamatan, 121 desa dan kelurahan, dengan total warga terdampak mencapai 43.469 kepala keluarga atau sekitar 122.353 jiwa.

Pemerintah Kabupaten Banjar pun telah memperpanjang status tanggap darurat banjir hingga 12 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan keputusan tersebut diambil seiring tingginya curah hujan yang menyebabkan debit air meningkat dan genangan semakin meluas.

“Untuk memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berjalan optimal, status tanggap darurat kami perpanjang sampai 12 Januari 2026,” ujar Wasis dalam konferensi pers di Martapura, Selasa (6/1/2026).

Dalam penanganan warga terdampak, Pemkab Banjar mengoptimalkan distribusi bantuan melalui dapur umum resmi yang dikelola bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.

Saat ini dapur umum telah beroperasi di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat.

Selain itu, dapur umum tambahan juga akan dibuka di Kantor Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar untuk melayani Kecamatan Martapura dan sekitarnya.

Bantuan disalurkan melalui dua skema, yakni makanan siap saji ke titik pengungsian serta paket logistik sembako oleh BPBD.

Distribusi bantuan dilakukan secara rutin dengan melibatkan Bupati Banjar, SOPD terkait, relawan, dan berbagai elemen masyarakat.

Pemkab Banjar pun mengajak seluruh pihak, termasuk media dan tokoh masyarakat, untuk terus berkolaborasi dalam penanganan banjir agar berjalan maksimal.

Tinggalkan Balasan