Bank Kalsel Ingatkan Waspada Penipuan Coretax-DJP

Banjar Update5 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Bank Kalsel mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terkecoh dengan maraknya penipuan digital yang mengatasnamakan Coretax maupun Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, modus penipuan digital kian beragam dan menyasar masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari WhatsApp, SMS, email, hingga panggilan telepon.

Pelaku umumnya mengirimkan tautan palsu, mengaku sebagai petugas pajak, atau membuat situs tiruan dengan alamat yang menyerupai laman resmi instansi pemerintah.

Bank Kalsel mencatat, sejumlah masyarakat menjadi korban karena tampilan pesan maupun situs palsu tersebut terlihat meyakinkan dan seolah berasal dari layanan resmi perpajakan.

Padahal, instansi pemerintah, termasuk DJP, tidak pernah meminta data pribadi, kode OTP, maupun mengarahkan masyarakat untuk mengunduh aplikasi melalui pesan pribadi.

“Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pesan, tautan, atau panggilan yang mengatasnamakan Coretax maupun DJP,” imbau Bank Kalsel.

Jika menerima pesan mencurigakan, masyarakat disarankan tidak mengklik tautan apa pun serta tidak memberikan informasi pribadi dalam bentuk apa pun.

Sebagai langkah pencegahan, dugaan penipuan dapat dilaporkan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dikelola Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui laman resmi iasc.ojk.go.id.

Bank Kalsel menegaskan, peningkatan kewaspadaan dan literasi digital menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari berbagai modus penipuan yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial.