DPRD Barut Soroti Sampah, Warga Diminta Disiplin

Banjar Update61 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, MUARA TEWEH – Ancaman banjir dan penyakit akibat sampah jadi perhatian DPRD Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng). Warga diminta menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai.

Anggota DPRD Barut, Wardatun Nur Jamilah, menegaskan perilaku tersebut dapat mencemari lingkungan sekaligus memicu berbagai masalah kesehatan.

“Jangan sampai lingkungan maupun air sungai tercemar sampah yang berpotensi menjadi sumber penyakit dan menurunkan kualitas hidup warga,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Ia menjelaskan, penumpukan sampah di sungai juga dapat menyumbat aliran air dan meningkatkan risiko luapan ke permukiman, khususnya saat musim hujan.

Menurut politisi PPP itu, menjaga kebersihan sungai bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan, sanitasi, dan kesehatan masyarakat.

Terlebih, sebagian warga yang tinggal di bantaran sungai, termasuk di Sungai Barito, masih memanfaatkan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci.

Wardatun pun mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dengan memanfaatkan fasilitas tempat sampah yang telah disediakan pemerintah serta aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan kepedulian bersama, risiko banjir bisa diminimalkan dan ekosistem sungai tetap terjaga untuk masa depan,” pungkasnya.