BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Banjarmasin, kota yang dikenal sebagai “Kota Seribu Sungai”, kembali bersiap menghadapi ancaman rob.
Pada 19-21 Januari 2026, permukaan air diperkirakan mencapai lebih dari 2,5 meter, berpotensi merendam rumah di bantaran sungai dan mengganggu aktivitas warga.
Rob adalah naiknya permukaan air sungai akibat pasang laut yang menekan muara sungai.
Di Banjarmasin, kondisi ini sering diperparah oleh spring tide, fenomena ketika posisi Matahari dan Bulan sejajar sehingga pasang maksimum terjadi.
Tekanan udara rendah, hujan deras, dan angin kencang dapat mendorong air lebih tinggi dari prediksi.
BPBD Kota Banjarmasin memprediksi puncak pasang rob akan terjadi mulai 19 hingga 21 Januari 2026.
Pada 19 Januari, air diperkirakan naik hingga 2,52 meter sekitar pukul 20.25 WITA.
Keesokan harinya, 20 Januari, ketinggian air bisa mencapai 2,55 meter pada pukul 20.58 WITA, dan pada 21 Januari, rob diprediksi menembus 2,54 meter sekitar pukul 21.24 WITA.
Puncak pasang ini biasanya terjadi sore hingga malam hari dan bisa meningkat lebih tinggi tergantung kondisi cuaca dan spring tide.
Angka ini bersifat perkiraan dan bisa meningkat tergantung kondisi cuaca.
Warga di bantaran sungai menjadi kelompok paling rentan. Rumah panggung biasanya memberikan perlindungan, namun area halaman dan fasilitas publik rawan terendam. Aktivitas transportasi di sungai dan jalan yang rendah juga terganggu.
Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling berisiko saat air pasang tinggi. BPBD dan Pemkot Banjarmasin mengimbau warga untuk selalu siaga menghadapi rob.
“Barang-barang berharga dan instalasi listrik sebaiknya ditempatkan di lokasi aman, sementara saluran air dan selokan perlu dipastikan tidak tersumbat agar aliran air tetap lancar,” demikian bunyi himbauan Pemko Banjarmasin dikutip dari akun resminya, Senin (19/1).
Warga juga disarankan memantau jadwal pasang tertinggi untuk menghindari kejutan saat air naik, serta mengawasi anak-anak dan lansia secara lebih intensif.
Informasi resmi dari BMKG dan Pemko Banjarmasin menjadi rujukan utama agar langkah antisipasi lebih tepat.
Bagi warga yang membutuhkan bantuan cepat, BPBD Kota Banjarmasin menyediakan layanan darurat di +62 851-8689-117.
Warga juga bisa menghubungi Layanan Darurat Kota Banjarmasin di 112, layanan gratis yang tersedia 24 jam.
Fenomena rob bukan sekadar kenaikan air. Ia menjadi pengingat bahwa hidup di bantaran sungai menuntut kesiapsiagaan dan mitigasi risiko.
Keselamatan keluarga, perlindungan barang berharga, dan keamanan fasilitas publik tetap menjadi prioritas utama.
Dengan pemantauan rutin, mengikuti informasi resmi, dan menerapkan langkah mitigasi sederhana, warga Banjarmasin bisa menghadapi rob dengan lebih aman dan tenang.






