BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Bank Kalsel mempercepat transformasi digital pendapatan daerah di Kalsel. Dalam Gathering Forum Komunikasi Pengelola Pendapatan Daerah (FKPPD) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) bank daerah ini memaparkan strategi pembayaran pajak berbasis digital yang aman dan terintegrasi.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel terus menunjukkan komitmen mendukung pengelolaan keuangan dan peningkatan pendapatan daerah melalui teknologi digital.
Sinergi ini diwujudkan lewat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dalam implementasi sistem pembayaran digital yang efisien dan transparan.
Gathering FKPPD se-Kalsel digelar di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Jumat (30/1/2026), mengangkat tema implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI), optimalisasi pemungutan opsen PKB, BBNKB, MBLB, dan penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Ketua FKPPD Edy Wibowo menekankan peran strategis Bank Kalsel dalam menyediakan layanan dan ekosistem pembayaran digital, sehingga pengelolaan pendapatan daerah lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, menambahkan bahwa sinergi antara Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, dan Bank Kalsel kunci percepatan digitalisasi dan kualitas layanan publik.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan komitmen bank dalam mendukung Pemprov Kalsel, termasuk implementasi KKI, optimalisasi pemungutan opsen, dan penguatan ETPD, sebagai akselerasi strategis pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan ditutup dengan diskusi praktik terbaik, tantangan, dan peluang optimalisasi pendapatan daerah melalui pembayaran digital.
Melalui forum ini, FKPPD berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel terus diperkuat, sehingga pengelolaan pendapatan daerah berjalan lebih optimal, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kalsel.










