BANJARUPDATE.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberlakukan rekayasa dan pembatasan lalu lintas selama kunjungan kerja Presiden RI, Prabowo Subianto di Kota Banjarbaru, Senin (12/1/2026).
Pengaturan dilakukan untuk menjamin kelancaran dan keamanan agenda kenegaraan.
Dalam Surat Edaran Gubernur Kalsel Nomor 553.1/71/AJ-DISHUB, disebutkan pembatasan utama diterapkan di Jalan Trikora, lokasi kegiatan Presiden di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan.
Angkutan barang, khususnya kendaraan sumbu dua ke atas, dilarang melintas mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WITA.
Arus angkutan barang dari Bundaran Lianganggang dialihkan melalui Jalan A. Yani arah Lianganggang – Bati-Bati.
Sementara dari Bundaran Simpang Empat Banjarbaru diarahkan melalui Jalan H. Mistar Cokrokusumo menuju Cempaka-Bati-Bati tanpa melewati Jalan Trikora.
Di sekitar lokasi kegiatan, Jalan Trikora akan disterilisasi dan dilakukan penyekatan bertahap sejak pagi hingga agenda Presiden berakhir.
Seluruh kendaraan akan diarahkan mengikuti instruksi petugas ke Jalan A. Yani menuju pusat Kota Banjarbaru atau ke arah Bati-Bati.
Pengaturan lalu lintas juga dilakukan di sepanjang Jalan A. Yani, termasuk jalur menuju Bandara Syamsudin Noor dan kawasan Guntung Manggis Landasan Ulin.
Pengguna jalan dilarang parkir di badan jalan atau melakukan aktivitas yang mengganggu kelancaran arus.
Selain itu, pengaturan diterapkan di Jalan A. Yani dari arah Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, guna mengurangi kepadatan di jalur Bati-Bati – Lianganggang.
Seluruh rekayasa lalu lintas dikoordinasikan oleh Ditlantas Polda Kalsel bersama instansi terkait.
Pemprov Kalsel mengimbau pengusaha angkutan barang dan masyarakat umum mematuhi pengaturan serta arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya, Gubernur Kalsel Muhidin menyatakan kesiapan kunjungan kerja Presiden RI ke Kalsel telah mencapai 99 persen.
Kepastian itu disampaikan usai Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Presiden RI di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (9/1/2026) lalu.
“Alhamdulillah, rapat kedua sudah ada kepastian. Presiden dijadwalkan hadir tanggal 12 Januari sekitar pukul 11.00 WITA,” ujar Muhidin.
Ia menegaskan, seluruh kebutuhan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah telah dipenuhi sesuai permintaan pemerintah pusat, terutama dari Kementerian Sosial, demi kelancaran agenda kenegaraan.
“Semua kebutuhan dari Kementerian Sosial kita penuhi, supaya saat menjamu Presiden dan tamu undangan tidak ada kekurangan,” katanya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Kalimantan Selatan dijadwalkan untuk meresmikan Sekolah Rakyat, program nasional yang semula direncanakan berlangsung di Pulau Jawa.
Namun Presiden menginginkan peresmian dilakukan di luar Jawa dan akhirnya memilih Kalsel.
Prabowo dijadwalkan menyambangi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Kecamatan Landasan Ulin.
Prabowo akan meninjau ruang kelas di SRT 9 Banjarbaru, seperti lab komputer, perpustakaan hingga teater mini.












