BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau Guru Zuhdi di Kelurahan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, Sabtu (14/2) malam, dipadati sekitar 1,2 juta jemaah.
Jemaah Haul ke-6 Guru Zuhdi yang datang tidak hanya dari Banjarmasin, tapi juga berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, bahkan dari luar provinsi.
Kabag Ops Polresta Banjarmasin, AKP Supriyanto, mengatakan pengamanan digelar besar-besaran. “Kami menurunkan 729 personel Polri, ditambah TNI dan Satpol PP hampir 900 orang, serta lebih dari 1.000 relawan,” kata dia usai acara.
Mereka disebar di beberapa lokasi. Lokasi dibagi 9 zona plus zona air. “Zona 1 yaitu di kubahnya, zona 2, 3, 4 sampai dengan zona 9, kemudian ditambah zona air karena lokasi acara berdekatan Sungai Martapura, sehingga memudahkan jalan evakuasi,” ujarnya.
“Jumlah jemaah sekitar satu juta dua ratus ribu orang, terdiri dari warga lokal, dari luar Banjarmasin, hingga luar provinsi. Kegiatan berjalan lancar, aman, dan terkendali,” pungkasnya.
Sementara itu, masyarakat sekitar turut menyediakan hidangan secara sukarela. Adapun sajiannya yakni nasi bungkus sambal masak habang khas Banjar, bersama acar buah dan nasi putih.
Makanan tersebut disajikan secara gratis. Para jemaah pun diperbolehkan makan hidangan di tempat, atau dibawa pulang.
Jemaah Haul ke-6 Guru Zuhdi sendiri hadir sejak siang hari. Sementara acara dimulai selepas Salat Magrib berjemaah. Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Alquran, pembacaan syair, tahlil dan doa. Acara ditutup dengan Salat Isya berjemaah.
KH Ahmad Zuhdiannoor, yang lebih dikenal sebagai Abah Haji atau Guru Zuhdi, adalah ulama karismatik asal Kalsel yang sangat dicintai masyarakat.
Guru Zuhdi wafat pada Sabtu, 2 Mei 2020, sekitar pukul 09.30 WITA, di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, setelah berjuang melawan penyakit.
Kepergian Guru Zuhdi meninggalkan duka mendalam, karena beliau dikenal sebagai sosok yang alim, bijaksana, dan selalu mengayomi masyarakat.
Beliau dimakamkan di kawasan Kubah beliau, Jalan Belakang Masjid Jami, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Setiap pengajian yang beliau pimpin selalu dihadiri puluhan ribu jemaah, menunjukkan betapa besar pengaruh dan cinta masyarakat terhadapnya.











