Ratusan JCH Barito Utara Ikuti Manasik Haji

Banjar Update27 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BARITO UTARA – Ratusan jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai memantapkan persiapan menuju Tanah Suci.

Mereka mengikuti manasik haji terintegrasi 1447 Hijriah/2026 Masehi di Muara Teweh, Senin (16/2). Kegiatan dibuka Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Barito Utara, Mochamad Ikhsan.

Ia menegaskan ibadah haji sebagai rukun Islam kelima wajib dipersiapkan secara matang, baik fisik, mental, maupun finansial.

“Dengan persiapan yang baik, insyaallah kita memperoleh haji yang mabrur dan maqbul,” ujarnya.

Menurut Ikhsan, manasik menjadi “gladi resik” sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah. Jemaah diminta disiplin dan memahami seluruh tahapan ibadah sesuai tuntunan pembimbing.

Ia juga mengingatkan lima tertib yang harus dijaga jemaah, yakni tertib ibadah, kesehatan, makan dan minum, istirahat, serta barang bawaan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai ada yang tertinggal. Rombongan harus kompak, saling menjaga, dan terkoordinasi,” pesannya, sembari berbagi pengalaman saat memimpin rombongan haji tahun 2008.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Barito Utara, Alpiansah, menyebut seluruh tahapan persiapan berjalan lancar.

Tahun ini, Barito Utara memberangkatkan 113 jemaah terdiri dari 57 laki-laki dan 56 perempuan.

Jumlah tersebut sedikit berkurang dibanding tahun lalu yang mencapai 123–125 orang, menyesuaikan kebijakan percepatan masa tunggu secara nasional.

Dari sisi usia, jemaah termuda berusia 21 tahun dan tertua 95 tahun. Keberangkatan usia muda dipastikan melalui mekanisme resmi pelimpahan porsi sesuai regulasi.

Untuk biaya, tahun ini relatif lebih ringan, dari sebelumnya sekitar Rp94 juta menjadi kisaran Rp80 juta.

Jemaah Barito Utara tergabung dalam Kloter 7 Gelombang I dan akan berangkat dari Embarkasi Banjarmasin menuju Madinah.

Melalui manasik terintegrasi ini, para jemaah dibekali materi ibadah, kesehatan, hingga praktik tawaf, sai, dan wukuf agar siap secara mental, fisik, dan spiritual menunaikan rukun Islam kelima.

Tinggalkan Balasan