Diskominfo Kalsel Targetkan Pemerataan Infrastruktur Digital Sebelum Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah

Berita128 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menyambungkan seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan ke dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, dalam Forum Perangkat Daerah Diskominfo Tahun 2026 yang digelar di Aula Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Senin (30/3/2026).

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber ahli, termasuk Tenaga Ahli Gubernur, untuk memberikan arahan strategis terkait pengembangan transformasi digital di Kalimantan Selatan. Muhamad Muslim menegaskan, tujuan utama dari upaya tersebut adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Muara dari semua ini adalah agar pelayanan publik kita semakin baik. Kami ingin memastikan pembangunan digitalisasi di Kalimantan Selatan tetap berada di jalurnya, sehingga seluruh pelayanan publik dapat terkawal dengan sistem yang mumpuni,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Diskominfo Kalsel terus mendorong pemerataan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya infrastruktur dasar yang tidak terlihat secara fisik, seperti jaringan internet dan intranet.

Menurutnya, infrastruktur tersebut menjadi fondasi utama bagi pelaksanaan transformasi digital, termasuk pengoperasian Command Center yang nantinya mampu memantau kinerja pemerintahan dan pelayanan publik secara terpusat dan efisien.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan optimalisasi infrastruktur digital tersebut dapat tercapai sebelum berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, serta meminimalkan tumpang tindih kebijakan, sehingga pelayanan kepada masyarakat Banua menjadi lebih optimal.

Selain itu, Diskominfo Kalsel juga terus mengupayakan integrasi platform layanan publik agar lebih mudah dan cepat diakses oleh masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan aplikasi pelayanan publik terintegrasi, Rakat.

“Saat ini kami terus menyempurnakan platform layanan publik terintegrasi Rakat. Melalui satu aplikasi ini, berbagai layanan disederhanakan sehingga masyarakat cukup menggunakan satu platform untuk mengakses layanan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Capaian transformasi digital Kalimantan Selatan juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, provinsi ini meraih apresiasi Bintang Lima dari Majalah It Works, meningkat dari predikat Bintang Empat pada tahun-tahun sebelumnya.

Sumber: MC Kalsel

Tinggalkan Balasan