Kotabaru Komit Dukung Pengelolaan Isu Digital

Banjar Update835 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya memperkuat komunikasi publik dan pengelolaan isu di era digital. Komitmen itu ditegaskan saat menghadiri Public Communication Summit 2026 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (3/6/2026).

Mengusung tema “Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital”, kegiatan tersebut menjadi forum penguatan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi pemerintah dalam menghadapi derasnya arus informasi, khususnya di media sosial.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim, mengatakan forum tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman strategi komunikasi publik di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.

“Arus informasi dan isu saat ini sangat deras. Yang paling masif berkembang justru di media sosial. Karena itu diperlukan strategi komunikasi yang tepat dalam menghadapi berbagai persoalan komunikasi publik,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan komunikasi publik juga sejalan dengan regulasi pemerintah terkait penyelenggaraan urusan komunikasi dan informatika di daerah.

Sementara itu, sambutan Gubernur Kalimantan Selatan yang dibacakan Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil, menekankan pentingnya kesamaan persepsi antar-pemangku kepentingan dalam mengelola komunikasi publik.

“Kita membutuhkan pemahaman, koordinasi, dan sinergi untuk mengawal kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi media sosial,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan komunikasi publik kini menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan isu dan reputasi institusi. Kepercayaan publik, lanjutnya, merupakan salah satu faktor utama keberhasilan kebijakan pemerintah.

Kepala Diskominfo Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, menyatakan Pemkab Kotabaru siap mendukung penuh upaya penguatan komunikasi publik yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurutnya, koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD), Diskominfo, dan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar respons terhadap isu strategis dapat dilakukan secara cepat, transparan, dan berbasis data.

“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh kabupaten/kota lainnya untuk memastikan komunikasi pemerintah berpihak kepada masyarakat, melindungi reputasi institusi, serta mendukung terwujudnya Kotabaru yang maju dan berdaya saing,” ujar Wakhid.

Public Communication Summit 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemerintah, akademisi, hingga praktisi media. Kegiatan tersebut diikuti kepala daerah, wakil kepala daerah, serta kepala Diskominfo dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dan ditutup dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Bersama.

 

Tinggalkan Balasan