Wali Kota Banjarmasin Apresiasi Aksi Macan Kalsel; Gerebek Dugaan Pelangsiran Pertalite di SPBU

Banjar Update433 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN- Aksi cepat Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Kalimantan Selatan atau Macan Kalsel dalam menggerebek dugaan praktik pelangsiran Pertalite bersubsidi di salah satu SPBU di Kota Banjarmasin mendapat apresiasi dari Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR.

Tim URC Polda Kalimantan Selatan yang dikenal dengan sebutan Macan Kalsel melakukan penggerebekan terhadap aktivitas mencurigakan di sebuah SPBU di Banjarmasin yang diduga menjual Pertalite bersubsidi secara bebas kepada para pelangsir menggunakan jeriken.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat kepolisian dalam mengawasi distribusi bahan bakar bersubsidi agar tepat sasaran.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Tim URC Polda Kalsel atau Macan Kalsel yang bergerak cepat menindak dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi. Ini adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat,” ujar Yamin, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, Pertalite merupakan BBM yang mendapatkan subsidi pemerintah sehingga distribusinya harus diawasi secara ketat.

Dugaan penjualan kepada pelangsir dalam jumlah besar menggunakan jeriken berpotensi mengurangi jatah masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau benar terjadi penjualan bebas kepada pelangsir, tentu ini sangat merugikan warga. BBM subsidi itu bukan untuk diperjualbelikan kembali demi keuntungan pribadi. Hak masyarakat bisa berkurang karena ulah segelintir pihak,” tegasnya.

Yamin menekankan bahwa seluruh pengelola SPBU di Kota Banjarmasin harus mematuhi regulasi yang berlaku dan tidak bermain-main dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mendukung langkah aparat penegak hukum dalam memberantas segala bentuk penyimpangan distribusi BBM.

“Saya berharap seluruh SPBU menjalankan operasional sesuai ketentuan. Jangan sampai ada praktik-praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat. Pemerintah Kota Banjarmasin mendukung penuh upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran seperti ini,” katanya.

Kasus tersebut kini menjadi sorotan publik karena menyangkut kebutuhan vital masyarakat sehari-hari. Masyarakat pun berharap proses pengusutan dilakukan secara transparan dan menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan pelangsiran yang selama ini memanfaatkan celah dalam distribusi BBM subsidi.

Yamin menegaskan, pengawasan harus terus diperkuat agar subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

“Kami ingin BBM subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Karena itu pengawasan harus terus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Penulis: El Muhammad

Tinggalkan Balasan