DPRD dan Pemkab HSS Matangkan Bantuan Banjir

Banjar Update23 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, HSS – DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama Pemkab HSS membahas penanganan banjir yang kembali meluas. Sebanyak 6.129 rumah warga terdampak dipastikan masuk daftar penerima bantuan pemerintah daerah.

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi Komisi II DPRD HSS dengan Pemkab HSS di ruang rapat DPRD, Rabu (14/1). Rapat digelar menyusul laporan masyarakat terkait banjir yang kembali naik setelah sempat surut.

Ketua Komisi II DPRD HSS, Ibnu Safari Rahman, mengatakan koordinasi dilakukan agar penanganan banjir berjalan cepat dan tepat sasaran. DPRD ingin memastikan seluruh keluhan warga ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Banjir sempat surut, tapi sekarang naik lagi. Laporan dari masyarakat cukup banyak, sehingga kami perlu memastikan bantuan dan layanan benar-benar berjalan,” ujar Ibnu.

Ia menyebut Pemkab HSS telah menyiapkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari paket kebutuhan dasar, layanan transportasi darurat, hingga rencana bantuan perbaikan rumah. Bantuan untuk 6.129 rumah kini dalam tahap finalisasi.

“Wilayah dengan tingkat urgensi tinggi seperti Karangrati dan Muning menjadi prioritas. Pelaksanaannya akan kami pantau dalam waktu dekat,” tegasnya.

Ibnu mengakui masih ada kendala teknis, terutama terkait mekanisme penyaluran dana tanggap darurat. DPRD akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar hambatan tersebut segera teratasi.

Selain bantuan rumah warga, penanganan sementara juga dilakukan pada infrastruktur umum. Sejumlah jalan yang terendam banjir akan ditinggikan menggunakan jalan alternatif dari kayu galam, khususnya untuk akses kendaraan roda dua.

“Kami akan terus mengawal. Jika masih ada hambatan di lapangan, dinas terkait akan kami panggil kembali,” kata Ibnu.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD HSS, Kusairi, menyampaikan bahwa seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) telah dilibatkan dalam penanganan banjir.

“BPBD mengoordinasikan penanganan di lapangan bersama Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan SKPD lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan titian galam kini mulai dikerjakan di sejumlah titik rawan, terutama di wilayah Bangkau, untuk menjaga akses warga tetap terbuka.

“Perintah Bupati jelas. Hari ini PUPR turun meninjau lokasi, dan warga siap bergotong royong memasang galam,” tutup Kusairi.

Tinggalkan Balasan