Halal Bihalal KKB di Jakarta, Paman Birin: Jangan Bacakut Papadaan

Banjar Update1158 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, JAKARTA – Ribuan warga Banjar yang berdomisili di wilayah Jabodetabek menghadiri acara halal bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), Minggu (10/5/2026). Kegiatan berlangsung meriah di Kraton Majapahit, Cipayung, Jakarta Timur.

Nuansa kekeluargaan begitu terasa dalam acara yang digelar di kompleks bernuansa kerajaan Majapahit milik mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono tersebut. Warga Banjar dari berbagai daerah tampak memadati lokasi acara.

Sejumlah tokoh Banua turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK. Tak hanya dari Jabodetabek, warga Banjar juga datang dari berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, hingga luar negeri seperti Brunei Darussalam dan Malaysia.

Ketua KBB Wilayah Jabodetabek, AM Fachir, menyebut jumlah tamu yang hadir mencapai sekitar 1.400 orang.

“Alhamdulillah halal bihalal tahun ini sangat luar biasa. Ini membuktikan rasa kekeluargaan dan kecintaan terhadap Banua tetap kuat meski berada di perantauan,” ujar Fachir.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar Sadunia, H Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, mengapresiasi panitia dan seluruh warga Banjar yang hadir.

Menurutnya, kegiatan halal bihalal bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari menjaga warisan budaya Banjar agar tetap hidup dan dikenal lintas generasi.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi sesama bubuhan Banjar, tetapi juga menjaga warisan budaya Banjar agar terus berkembang,” kata Paman Birin.

Dalam sambutannya, mantan Gubernur Kalsel dua periode itu juga menyinggung perjalanan organisasi KBB yang disebutnya penuh dinamika. Sejak dipimpinnya pada 2023, KBB telah membentuk 25 pengurus wilayah di Indonesia serta kepengurusan luar negeri.

Paman Birin menegaskan KBB merupakan rumah besar bagi seluruh urang Banjar lintas generasi. Ia mengingatkan pesan perjuangan Pangeran Antasari, “Jangan bacakut papadaan”.

“Jangan sampai urang Banjar dipandang sebelah mata. Kita punya potensi besar, sumber daya manusia luar biasa, dan semangat gotong royong yang kuat,” ujarnya.

Ia berharap KBB menjadi wadah yang mempersatukan dan membuka jalan bagi generasi Banjar masa depan agar mampu tampil sebagai pemimpin, ulama, akademisi, pengusaha hingga diplomat.

“Marilah kita Bubuhan Banjar bergerak bersama untuk menjemput dunia,” tegasnya.

Acara halal bihalal juga dimeriahkan sajian kuliner khas Banjar. Paman Birin turut membagikan puluhan kotak wadai bingka kepada para tamu yang hadir, menambah suasana nostalgia kampung halaman.

Dalam kesempatan itu, panitia juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan alkah atau area pemakaman warga Banjar. Proyek tersebut disebut telah menelan anggaran sekitar Rp 7 miliar dan masih membutuhkan tambahan dana sekitar Rp 3 miliar untuk penyelesaiannya.

 

Tinggalkan Balasan