ASN Banjarmasin Diingatkan Bijak Bermedsos, Jangan Sampai Unggahan Picu Polemik

Banjar Update1607 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin kembali diingatkan untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Di era digital saat ini, setiap unggahan tidak hanya mencerminkan pribadi seseorang, tetapi juga dapat memengaruhi citra institusi tempatnya bekerja.

Pesan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli, saat memimpin apel di halaman Balai Kota Banjarmasin, Rabu (3/6/2026) pagi.

Dalam arahannya, Ahmad Zazuli menyampaikan pesan Wali Kota Banjarmasin agar seluruh ASN memahami konsekuensi dari setiap aktivitas yang dilakukan di ruang digital. Menurutnya, media sosial kini menjadi ruang publik yang dapat dengan mudah diakses dan dinilai oleh masyarakat.

“Sebagai ASN, kita harus memahami bahwa apa yang kita unggah di media sosial dapat dilihat dan dinilai oleh masyarakat. Karena itu, gunakan media sosial secara bijak,” Kata Zazuli.

Jangan sampai unggahan yang dibuat justru menimbulkan polemik atau merugikan diri sendiri maupun pemerintah,” sambungnya.

Ia menegaskan bahwa ASN memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga etika, integritas, dan profesionalisme, termasuk dalam berkomunikasi di dunia maya.

Oleh sebab itu, seluruh pegawai diminta lebih selektif dalam menyebarkan informasi, memberikan komentar, maupun membagikan konten yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Pastikan informasi yang diterima telah terverifikasi sebelum dibagikan. ASN harus menjadi contoh dalam menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan edukatif,” tegasnya.

Selain mengingatkan soal etika bermedia sosial, Ahmad Zazuli juga mendorong ASN untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana menyebarkan informasi positif serta mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, media sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkuat komunikasi pemerintah dengan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat, menyampaikan informasi yang membangun, serta menunjukkan kinerja positif pemerintah kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : El Muhammad

Tinggalkan Balasan