Keramik Gerbang Batas Kota Banjarmasin Menganga, Warga Minta Jangan Tunggu Korban

Banjar Update91 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Gerbang pintu masuk Kota Banjarmasin yang seharusnya menjadi ikon penyambut dan kebanggaan Kota Seribu Sungai, kini justru memunculkan kekhawatiran. Kondisinya yang rusak parah dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

Pantauan di lokasi, Selasa (30/6/2026) siang, menunjukkan sejumlah keramik pada bagian atas maupun bawah gerbang telah terlepas. Material tersebut berpotensi jatuh sewaktu-waktu dan mengancam pengguna jalan, termasuk warga yang setiap hari menunggu penumpang maupun mangkal sebagai tukang ojek di bawah gerbang.

Tak hanya menyimpan potensi bahaya, wajah gerbang batas kota itu juga terlihat memprihatinkan. Tiang-tiang bangunan dipenuhi coretan dan tulisan liar, sementara area di bawahnya kerap dijadikan tempat bersantai hingga lokasi orang tidur. Kondisi tersebut membuat salah satu pintu masuk utama Kota Banjarmasin tampak kumuh dan jauh dari kesan sebagai wajah sebuah ibu kota provinsi.

Seorang tukang ojek yang telah lama mangkal di kawasan itu, Zainuddin, mengaku setiap hari dihantui rasa waswas saat mencari nafkah. Menurutnya, keramik yang mulai banyak terlepas bisa sewaktu-waktu menimpa warga.

“Ini membahayakan. Keramiknya sudah banyak yang lepas. Kalau jatuh bisa mengenai orang yang lewat maupun kami yang mangkal di sini,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Ia mengatakan kerusakan tersebut bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah berlangsung sekitar dua hingga tiga tahun tanpa penanganan yang berarti.

“Kurang lebih sudah dua sampai tiga tahun rusaknya. Sampai sekarang belum juga diperbaiki. Kami setiap hari waswas karena mencari nafkah di sini,” katanya.

Zainuddin berharap pemerintah segera bertindak sebelum musibah benar-benar terjadi.

“Harapan kami segera diperbaiki. Jangan sampai nanti baru diperbaiki setelah ada orang yang tertimpa,” tegasnya.

Kekhawatiran senada juga disampaikan Sahliqin. Menurutnya, saat hujan deras disertai angin kencang, kondisi gerbang semakin mengkhawatirkan karena dikhawatirkan keramik yang sudah longgar dapat terlepas.

“Kalau hujan dan angin, kami takut keramiknya jatuh. Sangat berbahaya kalau mengenai kepala orang,” ucapnya.

Ia bahkan mengusulkan agar material pelapis gerbang diganti dengan bahan yang lebih ringan sehingga lebih aman apabila mengalami kerusakan di kemudian hari.

“Kalau perlu desainnya diperbarui. Jangan lagi menggunakan keramik yang terlalu berat. Yang penting aman untuk masyarakat,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, mengklim pihaknya telah menurunkan Tim Bidang Cipta Karya bersama UPT Jalan dan Jembatan untuk melakukan pengecekan.

“Tim Bidang CK dan UPT Jalan Jembatan sudah mengecek kondisinya. Insya Allah akan ditangani melalui anggaran perubahan dalam kegiatan pemeliharaan,” pungkasnya.

Penulis : El Muhammad

Tinggalkan Balasan