BPBD Banjar Petakan 6 Kecamatan Rawan Karhutla, Siapkan 3 Posko

Banjar Update68 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menyiapkan tiga posko utama untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026.

Kesiapan tersebut ditegaskan dalam Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla yang digelar di halaman Kantor BPBD Banjar, Kamis (2/7/2026). Apel diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan.

Kepala Pelaksana BPBD Banjar Wasis Nugraha mengatakan tiga posko utama akan beroperasi di Kantor BPBD Banjar sebagai Posko Induk, Martapura Barat, dan Cintapuri Darussalam. Posko tersebut didukung sejumlah posko pendukung di kecamatan lain yang rawan karhutla.

Selain menyiapkan posko, BPBD juga telah menempatkan berbagai peralatan pemadam seperti pompa air, selang, mesin pemadam, hingga mobil tangki untuk mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran.

“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan agar potensi karhutla bisa ditangani sejak dini,” kata Wasis.

Untuk mendukung operasi penanggulangan karhutla, BPBD mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 juta yang akan digunakan secara bertahap sesuai kebutuhan selama musim kemarau.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banjar H Yudi Andrea mengatakan musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang berdasarkan prakiraan BMKG. Karena itu seluruh instansi diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Pemkab Banjar juga memetakan enam kecamatan yang menjadi prioritas pengawasan, yakni Martapura Barat, Martapura Timur, Sungai Tabuk, Gambut, Kertak Hanyar, dan Cintapuri Darussalam. Wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama kawasan bergambut.

Menurut Yudi, pencegahan menjadi strategi utama agar jumlah kejadian karhutla tahun ini dapat ditekan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Upaya itu dilakukan melalui patroli, sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi lintas instansi.

Tinggalkan Balasan