ASN Setda Kotabaru Didorong Cerdas Finansial di Era Digital

Ekbis284 Dilihat

BANJARUPDATE COM, KOTABARU – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kotabaru mendapat pembekalan pengelolaan keuangan pribadi melalui Forum Sharing Session yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru itu diikuti ASN lingkup Setda sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan di tengah tantangan ekonomi dan perkembangan layanan digital.

Asisten Administrasi Umum Setda Kotabaru, Anang Muhamad Zen, mengatakan forum tersebut difokuskan pada pengelolaan keuangan pribadi, bukan keuangan instansi.

Menurutnya, kemampuan mengatur pendapatan dan pengeluaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan sekaligus kedisiplinan ASN.

“Banyak persoalan yang berawal dari pengelolaan keuangan yang kurang baik. Padahal ASN memiliki pendapatan yang relatif stabil setiap bulan. Karena itu, penting bagi kita untuk belajar mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak,” ujarnya.

Ia menilai tantangan pengelolaan keuangan saat ini semakin kompleks. Kemudahan akses pinjaman digital hingga pola konsumsi yang berlebihan dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga jika tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, melalui kegiatan tersebut ASN diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam merencanakan keuangan dan mengambil keputusan finansial secara tepat.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI KCP Kotabaru, Zainal Arifin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.

Menurutnya, BSI bersama BKPSDM telah melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah SKPD sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan ASN.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BSI untuk berbagi pengetahuan mengenai pelayanan prima dan pengelolaan keuangan. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta,” kata Zainal.

Dalam forum itu, peserta mendapat materi mengenai perencanaan keuangan pribadi, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pentingnya menabung dan berinvestasi, serta pemanfaatan layanan keuangan syariah.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait service excellence atau layanan prima guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai persoalan keuangan yang kerap dihadapi ASN di era digital.

 

Tinggalkan Balasan