Jadi Tuan Rumah, Kotabaru Kumpulkan Satpol PP-Damkar Se-Kalsel

Banjar Update4 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, KOTABARU – Kotabaru menjadi tuan rumah Apel Pasukan Kesiapsiagaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) se-Kalimantan Selatan (Kalsel). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat koordinasi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau.

Apel digelar di Lapangan Gokart Pantai Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Rabu (15/7/2026). Kegiatan itu merupakan bagian dari Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Kerja Sama Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibumlinmas) se-Kalsel yang berlangsung pada 15-16 Juli 2026.

Apel diikuti kepala Satpol PP dan Damkar dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, personel Satpol PP, Damkar, Satlinmas, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru.

Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mengatakan kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan kehormatan bagi daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Kotabaru sebagai tuan rumah kegiatan ini,” kata Syairi saat membacakan sambutan Bupati Kotabaru.

Ia menegaskan, memasuki musim kemarau, Satpol PP dan Damkar memiliki peran penting tidak hanya menjaga ketertiban umum, tetapi juga mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

“Berdasarkan edaran Gubernur, pencegahan karhutla menjadi perhatian kita bersama, terutama bagi Satpol PP dan Pemadam Kebakaran di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Menurut Syairi, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antardaerah dalam meningkatkan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor.

“Kesiapan personel, kemampuan teknis, dan koordinasi lintas sektor harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan profesional,” katanya.

Melalui rapat konsolidasi itu, Pemkab Kotabaru berharap Satpol PP dan Damkar di seluruh Kalsel semakin solid dalam menjaga ketertiban masyarakat sekaligus siap menghadapi potensi bencana, khususnya karhutla selama musim kemarau.

 

Tinggalkan Balasan