Festival B2SA, Kotabaru Kampanyekan Makan Enak & Sehat dengan Pangan Lokal

Banjar Update1720 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, KOTABARU – Kotabaru mengampanyekan pola makan sehat sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal melalui Festival Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Suka Sayur dan Buah Berbasis Sumber Daya Lokal.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama Tim Penggerak PKK Kotabaru itu berlangsung di Gedung Paris Barantai, Selasa (9/6/2026).

Festival ini dirangkai dengan lomba yang diikuti perwakilan TP PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kotabaru.

Ketua TP PKK Kotabaru, Suci Anisa Rusli, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus kampanye konsumsi pangan sehat dan bergizi bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya lomba Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA suka sayur dan buah berbasis sumber daya lokal yang diikuti seluruh TP PKK kecamatan di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.

Menurut Suci, kegiatan itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pangan dan gizi dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena pola pangan sehari-harilah yang akan memberikan kecukupan asupan gizi tubuh seseorang, bukan ukuran mahal atau gengsi dari suatu bahan makanan. Banyak jenis makanan di sekitar kita yang murah, alami, aman, dan memiliki kandungan gizi yang baik,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, khususnya para camat dan Ketua TP PKK kecamatan, untuk lebih memperhatikan persoalan pangan demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru, Sarawani, mengatakan festival tersebut bertujuan menggali potensi sumber pangan alternatif nonberas berbasis sumber daya lokal.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

“Festival ini juga untuk mengangkat citra makanan khas daerah agar lebih diminati dan mampu bersaing dengan makanan modern, sekaligus mendorong penyediaan makanan B2SA untuk balita dan ibu hamil,” jelasnya.

Sarawani berharap, melalui pengembangan pangan berbasis budaya lokal, Kabupaten Kotabaru dapat memiliki makanan khas yang semakin dikenal masyarakat.

Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kesehatan, TP PKK Kotabaru, chef pengamat kuliner, serta chef dari Hotel Grand Surya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kotabaru Siti Hadijah, jajaran pemerintah daerah, para camat, Ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Kotabaru, serta peserta festival.

Tim Penggerak PKK Kotabaru.

 

 

Tinggalkan Balasan