Jalan Veteran Km 5,5 Ambles; Tiga Warga Mengungsi, Lalu Lintas Lumpuh Sementara

Banjar Update10 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Ruas Jalan Veteran Km 5,5 di kawasan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, mengalami ambles parah pada Rabu (15/7/2026). Diduga, peristiwa tersebut dipicu oleh gerakan tanah akibat abrasi sungai yang diperparah beban kendaraan bertonase berat.

Kerusakan yang terjadi di salah satu jalur utama Kota Banjarmasin itu mengakibatkan arus lalu lintas harus diberlakukan sistem buka tutup. Sejak pagi, antrean kendaraan mengular karena pengendara yang hendak bekerja maupun mengantar anak ke sekolah harus melintas secara bergantian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menerima laporan kejadian pada pukul 03.46 WITA. Tim langsung bergerak ke lokasi sejak pukul 07.30 WITA untuk melakukan asesmen sekaligus penanganan awal.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, tiga warga yang rumahnya berada tepat di titik terdampak terpaksa mengungsi demi menghindari risiko yang lebih besar.

“Alhamdulillah hingga pendataan awal tidak terdapat korban meninggal, korban hilang maupun korban luka. Namun, tiga warga telah dievakuasi secara mandiri ke rumah keluarganya demi keselamatan,” ujar Husni Thamrin di lokasi kejadian.

BPBD mencatat, Alfianoor untuk sementara mengungsi ke rumah keluarganya di Sungai Bakung. Sementara Enor bersama suaminya juga memilih tinggal sementara di kediaman kerabat hingga kondisi dinyatakan aman.

Selain mengancam keselamatan warga, pergeseran tanah turut merusak dua unit rumah yang sekaligus dijadikan tempat usaha. Sedikitnya tujuh toko di sekitar lokasi juga terdampak akibat pergerakan tanah tersebut.

Hasil pengukuran BPBD menunjukkan kerusakan jalan tergolong sangat serius. Retakan membentang sepanjang sekitar 43,5 meter dengan kedalaman amblesan mencapai 90 sentimeter serta pergeseran badan jalan hingga 3,5 meter.

“Kerusakan ini berada di jalan utama, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan dan pemulihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih luas,” kata Husni.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD merekomendasikan rekayasa lalu lintas di kawasan terdampak. Kendaraan dari arah Jalan Veteran Km 5,5 dialihkan melalui Jalan Pembina atau Jalan Rahayu menuju Jalan Martapura Lama untuk mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di titik retakan serta mematuhi arahan petugas yang berjaga di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas di titik retakan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan menjadi prioritas utama,” tegas Husni.

Penulis: El Muhammad

Tinggalkan Balasan