Yamin Naikkan Keluhan Pemadaman Listrik ke Kantor Pusat PLN, Tegaskan Hak Warga Banjarmasin Harus Dipenuhi

Banjar Update25 Dilihat

BANJARUPDATE.COM, BANJARMASIN – Gelombang pemadaman listrik bergilir yang terus melanda Kota Banjarmasin memicu keresahan dan kemarahan masyarakat. Keluhan berdatangan dari berbagai penjuru kota, mulai dari pelaku usaha yang mengalami kerugian, aktivitas pelayanan publik yang terganggu, hingga warga yang harus bertahan di tengah panas dan gelap selama berjam-jam.

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin membawa langsung persoalan pemadaman listrik ke Kantor Pusat PT PLN sebagai bentuk perjuangan memperjuangkan hak masyarakat atas layanan kelistrikan yang andal.

“Kami tidak ingin masyarakat terus menjadi korban ketidakpastian. Karena itu persoalan ini kami bawa langsung ke tingkat pusat agar ada solusi yang nyata dan percepatan penanganan,” tegas Yamin, Rabu (29/7/2026).

Menurut Yamin, listrik bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan urat nadi berbagai sektor kehidupan. Gangguan pasokan listrik yang terjadi berulang kali telah berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga jalannya roda pemerintahan.

“Ketika listrik padam berulang kali, dampaknya sangat besar. UMKM mengalami kerugian, aktivitas masyarakat terganggu, bahkan pelayanan publik ikut terdampak. Inilah yang kami perjuangkan agar mendapat perhatian serius dari PLN,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda bersama Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrome Muftezar mendatangi Kantor Pusat PT PLN untuk menyampaikan secara langsung berbagai keluhan yang dirasakan masyarakat.

Langkah itu diambil menyusul pemadaman listrik bergilir yang dalam beberapa pekan terakhir berlangsung hingga lima sampai enam jam di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin, sehingga memicu gelombang protes dari warga.

Pemko Banjarmasin berharap pertemuan tersebut menjadi dorongan kuat bagi PLN untuk segera mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan sekaligus memberikan kepastian mengenai berakhirnya pemadaman bergilir yang selama ini meresahkan masyarakat.

Selain mendesak percepatan penanganan, Pemko juga meminta PLN lebih terbuka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk jadwal dan penyebab pemadaman, agar warga tidak terus dihantui ketidakpastian.

“Kami akan terus berdiri bersama masyarakat. Selama keluhan itu masih ada, kami akan terus menyuarakannya kepada PLN. Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan listrik yang baik harus dipenuhi,” tutup Yamin.

Penulis: El Muhammad

Tinggalkan Balasan